Proxmox X FreeNAS | Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage | Mukti911

A. Pendahuluan
Pengertian
FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. 

Latar Belakang
Karena Virtulasasi Server dapat dilakukan untuk meminimalisir biaya, dengan cara memanfaatkan Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Batasan Permasalahan
 Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Maksud dan Tujuan
Agar dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

Hasil yang diharapkan
Dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage

B. Alat dan Bahan

  • FreeNAS
  • PC Server Compatibel Virtulasiasi
  • Proxmox
  • Network

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Sabtu, Tanggal 3 November 2018 pukul 08:00 – 04:00 WIB. Bertempat di BLC Telkom Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja


FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. Sama halnya seperti Proxmox FreeNAS juga akan memakan seluruh hardisk untuk proses instalasinya sehingga untuk lebih efeketif sistem FreeNAS diinstall disebuah flashdisk atau hardisk dengan ukuran yang kecil karena FreeNAS memiliki sistem yang tidak terlalu besar. FreeNAS memiliki beberapa kelebihan antara lain :

  • Ukuran file ISO yang cukup kecil (150 MB) sehingga proses instalasi berjalan cepat dan performance sistem tidak terbebani oleh aplikasi yang dipergunakan.
  • Mudah dikonfigurasi. FreeNAS mudah dalam pengaturan karena menggunakan web akan tetapi juga bisa menggunakan console terminal.
  • Kelengkapan feature. FreeNAS memiliki service yang beragam, mulai dari samba, NFS, iSCSI, dll.

Sebuah sistem pastinya memiliki spesifikasi hardware yang harus terpenuhi. Untuk kebutuhan sistem FreeNAS adalah :

  • Arsitektur sistem 64 bit. Meski FreeNAS tersedia untuk 32-bit dan 64-bit, sebaiknya direkomendasikan menggunakan 64 bit, baik karena pertimbangan memory yang bisa digunakan maupun terkati dengan sistem partisi. Jika menggunakan sistem 32 bit atau memory kurang dari 4 GB direkomendasikan gunakan sistem partisi UFS.
  • RAM. Jika menggunakan ZFS sebaiknya RAM minimal 6 GB. Jika kurang, sangat direkomendasikan untuk menggunakan tipe UFS. Jika mengguanakan Actice Directory dengan FreeNAS, tambahkan 2 GB RAM untuk windbind’s internal cache.
  • Shared Memory. Jika FreeNAS diinstall tanpa GUI, disable shared memory settings untuk video card BIOS.
  • Compact or USB Flash. FreeNAS adalah image sistem yang berjalan. Ini artinya FreeNAS tidak disarankan diinstall didalam hardisk karena akan menyebabkan kapasitas hardisk terbuang. Karena sifat sistem FreeNAS yang akan memakai seluruh kapasitas hardisk.
  • Hardisk. Tidak direkomendasikan menggunakan hardisk SATA. Sebaiknya gunakan hardisk SAS 10.000 atau 15.000 RPM dalam format RAID 10. Hardisk SATA didesain untuk single user sequential I/O sehingga tidak cocok bila digunakan untuk proses write multi user. 
  • Network Interfaces. Secara umum NIC card yang bisa disupport oleh FreeNAS adalah NIC yang terdapat pada FreeBSD Compatibility List. Meski demikian, banyak user FreeBSD yang merekomendasikan NIC dari Intel dan Chelsio. Gunakan NIC GigE (10 Gbps) untuk kecepatan yang bagus. Jika perlu, bonding beberapa NIC menjadi satu agar mampu menyediakan koneksi yang lebih besar. Saat ini FreeNAS belum mendukung : InfiniBand, FibreChannel over Ethernet atau wireless interfaces. 

Berikut adalah langkah-langkah melakukan instalasi FreeNAS. 

  • Siapkan 1 buah USB flash disk atau hardisk berukuran kecil 2-10 GB dan 1 buah hardisk. Flash disk atau hardisk berukuran kecil untuk keperluan sistem FreeNAS dan hardisk yang lain untuk share storage direkomendasikan memiliki kapasitas yang besar diatas 80 GB
  • Dowbload file ISO FreeNAS yang digunakan untuk proses install.
  • Burn kedalam sebuah CD.
  • Boot komputer dari CD sebagai startup boot. Tekan tombol Enter untuk masuk ke bagian default instalasi.
  • Setelah tampilan awal akan muncul tampilan yang menunjukan opsi install, pilih nomor satu untuk melanjutkan proses install.
  • Pilih hardisk dengan ukuran kecil sebagai media instalasinya. Contoh berikut menggunakan hardisk dengan ukuran 2 GB saja. Perlu dicatat jika hanya memiliki 1 hardisk saja dan hardisk tersebut diinstall FreeNAS, kita tidak dapat menggunakannya untuk keperluan share storage.
  • FreeNAS akan menampilkan peringatan bahwa sistem akan menghapus seluruh isi hardisk dan secara penuh digunakan untuk sistem FreeNAS. Pilih Yes.
  • Proses instalasi akan membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Saat mendekati 100%, biasanya pergerakan instalasi akan cenderung melambat, memang demikian perilaku FreeNAS. Setelah selesai proses install maka dari client bisa meremote menggunakan browser dengan IP yang didapat dari DHCP pada FreeNAS.
  • Setelah selesai install lakukan proses booting, jangan lupa ubah prioritas booting ke media sistem FreeNAS. Lakukan remote dari client untuk konfigurasi menggunakan web. Pada browser client ketikkan alamat IP sistem FreeNAS contoh kali ini 10.10.56.254.

Berikut adalah beberapa langkah yang perlu dilakukan setellah instalasi FreeNAS :

  • Menyiapkan hardisk untuk keperluan share storage. Misalnya bila ingin menyediakan layanan iSCSI dan NFS, berarti siapkan minimal 2 buah hardisk.
  • Ganti password default untuk user admin. Defaultnya tidak memiliki password dan halaman web bisa diakses secara langsung. Jika password masih kosong, disisi kanan toolbar web admin akan muncul peringatan yang berkedip merah.
  • Ganti IP FreeNAS. Bisa diganti baik via terminal maupun via web admin. Defaultnya adalah DHCP. 

E. Hasil yang didapatkan
Dapat Install FreeNAS untuk NFS dan iSCSI Share Storage.

F. Temuan Permasalahan

  • PC Spesifikasi sedikit lebih rendah maka FreeNAS saat digunakan kurang maksimal

G. Kesimpulan 
FreeNAS adalah distro Linux yang khusus digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attacher Storage) berbasis FreeBSD. Biasanya digunakan untuk keperluan share storage yaitu sebuah volume/partisi hardisk yang digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer atau server. 


H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dokumntasi Resmi Proxmox
  • Dokumentasi Resmi FreeNAS

Posted

in

, , , , , ,

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *