Proxmox – Cluster Proxmox | Mukti911

A. Pendahuluan
Pengertian
Proxmox VE Cluster memungkinkan untuk melakukan manajemen terpusat dari banyak server fisik dalam hal ini server Proxmox. Proxmox VE Cluster terdiri dari minimal satu master cluster dan beberapa node (Minimal satu master satu node).

Latar Belakang
Pengimplementasian pengunaan Proxmox Sebagai Virtualisasi Server

Batasan Permasalahan
Proxmox Clutser

Maksud dan Tujuan
Instalasi Proxmox Clutser

Hasil yang diharapkan
Dapat mengerti proxmox Clutser dan mampu melakukan instlasinya.
B. Alat dan Bahan

  • PC yang Kompatibel Virtualisasi
  • PROXMOX Server
  • Laptop

C. Jangka Waktu Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Sabtu, Tanggal 27 Oktober 2018 pukul 08:00 – 04:00 WIB. Bertempat di BLC Telkom Klaten.

D. Proses dan Tahapan Kerja

Proxmox VE Cluster memungkinkan untuk melakukan manajemen terpusat dari banyak server fisik dalam hal ini server Proxmox. Proxmox VE Cluster terdiri dari minimal satu master cluster dan beberapa node (Minimal satu master satu node). Adapun manfaat yang utama dalam Proxmox Cluster adalah :

  • Manajemen terpusat melalui web. 
  • Satu login dan password untuk mengakses semua node dan guest.
  • Console dapat melihat semua Virtual Machines.
  • Melakukan migrasi dari Virtual Machine antara berbagai mesin yang secara fisik berbeda. 
  • Sinkronisasi Virtual Appliance Template Store. 

Untuk keperluan migrasi Proxmox bisa menggunakan gabungan dari 2 sistem, yaitu Shared Storage berbasis SAN (Storage Area Network) dan Proxmox Cluster. SAN storage yang memang tergolong mahal bisa digantikan dengan iSCSI Share Storage, salah satunya telah disediakan oleh Linux FreeNAS yang memiliki feature NFS dan iSCSI.

Untuk melakukan cluster di Proxmox pertama-tama adalah install terlebih dahulu minimal dua Proxmox VE server seperti biasa. Pastikan juga masing-masing Proxmox server memiliki hostname yang unik dalam arti disini adalah antara Proxmox server harus memiliki hostname yang berbeda. Pembuatan cluster hanya dapat dilakukan melalui terminal, maka harus login ke terminal Proxmox terlebih dahulu bisa menggunakan telnet atau ssh.

Pastikan kedua server Proxmox atau lebih tersebut memiliki waktu yang sama. Pada server pertama (server master), jalankan perintah berikut :

#pvecm create 

Isikan nama cluster bebas sesuai dengan kehendak, contoh kali ini menggunakan nama ‘mukti’. 

#pvecm create mukti 

Pada server kedua dan selanjutnya untuk bisa join ke server master jalankan perintah berikut : 

#pvecm add 

Pada contoh kali ini ip server pertama adalah 10.10.56.252, maka perintah yang dijalankan adalah : 

#pvecm add 10.10.56.252 

Setelah server-server tersebut telah dimasukkan ke cluster bisa dilakukan pengecekan hasil cluster dengan melakukan perintah berikut : 

#pvecm nodes

maka akan keluar hasil informasi seperti berikut, dengen hostname server pertama adalah ‘mukti’ dan hostname server kedua adalah ‘aaf’. 

Node          Sts           Inc       Joined                               Name 1                 M            44        2018-10-27 11:29:09        mukti 2                 M            48        2018-10-27 11:29:09        aaf 

setelah konfigurasi cluster selesai pada konfigurasi menggunakan web Proxmox akan bertambah server Proxmox yang dimasukkan dalam anggota cluster. 


E. Hasil yang didapatkan
Dapat mengerti proxmox Clutser dan mampu melakukan instlasinya.

F. Temuan Permasalahan


G. Kesimpulan 
Proxmox VE Cluster memungkinkan untuk melakukan manajemen terpusat dari banyak server fisik dalam hal ini server Proxmox.

H. Referensi dan Daftar Pustaka

  • Dokumentasi Resmi Proxmox Clutser

Posted

in

, , , ,

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *