Debian – SSH – Part1 | Mukti911

A. Pendahuluan
Oke kali ini aku akan membahas tutas mengenai debian server dimulai dari materi yang sudah sering dibahas blog blog lain sampai yang belum dibahas. Nah pada kesempatan kali ini aku menulis artikel mengenai SSH.

B. Latar Belakang
Agar tau bagaimana cara pengunaan SSH di Server Debian.

C. Maksud & Tujuan
Agar mampu melakukan instalasi dan pengunaan SSH di Server Debian.

D. Waktu Pelaksanaan

  • 30 Menit

E. Pembahasan
Sebelum lanjut kemana mana alangkah baiknya kita bahas dulu, seperti artikel aku sebelumnya. SSH, adalah singkatan dari Secur Shell dan merupakan protokol untuk melakukan login remote  yang aman dan layanan jaringan aman lainnya melalui jaringan ynag tidak aman.

Jika ingin tau lebih jelas mengenai SSH kalian bisa lihat di artikel aku sebelumnya. beberapa Secue Shell untuk yang lebih umum, lsh-client atau dropbear untuk implementasi perangkat lunak SSH dari mana OpenSSH adalah yang paling pupoler.

SSH mengantikan telnet,rlogin dan rsh yang tidak terenkrippsi dan menambahkan banyak fitur. dalam hali ini aku akan menjelasakan pengunaan perintah dari Open SSH.

remote_host = komputer jarak jauh
remote_user = nama pengguna di remote_host

jadi sebelum melakukan apapun pertama tetapkan veriabel diatas.

dalam pengunaannya sebelum mengunakan yang pasti kalian haru melakukan yang disebut instalasi. untuk inistalasi OpenSSH seperti berikut :

  • Client

dalam instalasinya OpenSSH, bisa diinstall secara default. lalu cukup jalankan perintah ini sebagai root untuk melakukan instalasinya.

apt-get install openssh-client

  • Server

Server memungkinkan untuk terhubung dari jaraj jauh dan terinstall dengan menjalankan sebagai root untuk instalasinya.

apt-get install openssh-server

Berikut ini jika ingin melakukan konfigurasi SSH yaitu dengan melakukan perubahan pada etc/ssh :

  • ssh_config : file konfigurasi dari Client
  • sshd_config : file konfigurasi dari Server

kemudian untuk mengetahui tempat private/public key dari SSH dengan cara akses file berikut :

  • ssh_host_dsa_key
  • ssh_host_dsa_key.pub
  • ssh_host_rsa_key
  • ssh_host_rsa_key.pub 

Oke kita langsung ke konfigurasinya ikuti dengan langkah berikut ini :

  • Pertama, buka server debian dan masuk sebagai “root”.
  •  install paket sshnya dengan perintah “apt-get install openssh-server”, kemudian tekan “enter”.
  • konfigurasi ssh  “/etc/ssh/sshd_config” lalu konfigurasi seperti dibawah ini yang, konfigurasi port dan ip address server.
  • pada line authentication pada berisan, pertama tersebut membatasi login ssh server, kedua menolak hak akses root login pada server kita, ketiga membatasi session pada saat masuk ke server dengan aplikasi seperti putty.
  •  restart konfigurasinya  dengan perintah “/etc/init.d/ssh restart”, lalu tekan “enter”.
  • pengujian pada sisi client dengan aplikasi putty jika belum punya install dulu aplikasinya.
  • pada host name isikan ip address server debian dan pada port isikan sesuai port yang sudah setting tadi. jika udah lalu tekan “open”.
  • selanjutnya nanti akan muncul pesan Putty Security Alert yang disimpulan tersebut sertifikat ssh pada server debian dan kemudian tekan “yes” aja.
  • login as : isikan user server debian dan password : isikan sesuai password user server debian. Jika udah tekan “enter”.

F. Hasil yang didapat

  • Dapat melakukan instalasi SSH di Debian

G. Kesimpulan
Instalasi basic SSH hanya perlu melakukan pembukaan Port dan Inisialiasai IP address.

H. Referensi

  • www.debian.org


Posted

in

, , ,

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *